Wisata Belanja di Pasar Notoharjo

Ketika Barang Bekas hingga Berkelas Jadi Buruan

Andi Penowo - Timlo.net
Selasa, 7 September 2010 | 00:53 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/Andi Penowo
Salah satu Gedung Utama di Pasar Notoharjo

Solo – Pasar Klithikan, itulah stereotipe yang melekat pada Pasar Notoharjo. Mungkin kebanyakan orang lebih familier dengan nama klithikan daripada Notoharjo. Ya, tidak lain karena di Pasar Notoharjo, barang bekas lebih banyak diperdagangkan daripada barang baru.  

Pasar ini juga termasuk salah satu ikon wisata Solo selain Pasar Antik Windu Jenar di Jl Diponegoro. Dengan areal yang cukup luas, Pasar Notoharjo menampung berbagai jenis barang yang menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari. Ibarat gudang penyimpanan,,apapun bisa kita dapatkan di pasar ini.

Bangunan Pasar Notoharjo terdiri atas dua gedung utama dua lantai dan sejumlah kios tidak permanen. Jika berkunjung ke sana kita tidak perlu pusing-pusing berkeliling mencari letak kios yang menjual barang sesuai keinginan kita. Hanya dengan melihat papan informasi yang menunjukkan blok, kita dengan mudah dapat mencari barang yang kita inginkan.

Bagi penggemar koleksi kaset-kaset lawas tentu tidak akan kesulitan mendapatkan yang ingin dicari. Cukup naik ke lantai dua gedung utama, hasrat mengoleksi kembali lagu-lagu kenangan dapat terkabulkan. Atau bagi anda yang suka mengutak-atik motor, cukup berjalan ke Barat gedung, anda akan terpuaskan dengan berbagai aksesori terbaru. Namun, jika hendak mencari aksesori motor asli tentu akan cukup kesulitan karena mayoritas yang dijajakan hanyalah imitasi.

Pengunjung pasar ini dari kalangan yang beragam. Dari yang sekedar ingin membeli televisi bekas hingga kalangan yang ingin memasang aksesori mobil. Tak heran jika libur tiba pasar ini disesaki begitu banyak pengunjung untuk mencari berbagai jenis keperluan. Salah seorang pengunjung pasar, Sunyoto (54), kepada Timlo.net mengatakan, dirinya merasa cukup senang dengan keberadaan Pasar Notoharjo. “Saya butuh apa saja tinggal ke sini,” ucapnya. Lain halnya dengan Wiyono (60), ia menyayangkan sepinya kios di lantai dua. Dirinya berharap agar ada solusi bagi masalah tersebut, sehingga transaksi tidak hanya terpusat di lantai dasar, tapi juga di lantai dua.

Nah, bagi anda yang suka mengisi liburan dengan wisata, tidak ada salahnya mencoba berkunjung ke ikon Kota Solo ini untuk menikmati wisata belanja Pasar Notoharjo. Semuanya ada di sini.

Dikirim melalui Timlo.Net - Portal Informasi Solo  
        

Berita Terkait

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. wajib diisi yang bertanda *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.