Berburu Barang Antik di Pasar Windujenar
Solo – Ada yang beda ketika anda memasuki kawasan Pasar Antik Windu Jenar. Nuansa masa lalu akan membayang tatkala mata bertemu pandang dengan sosok arca Syiwa yang berdampingan dengan Ganesha di emperan kios berukuran 3×5 m.
Beberapa buah keris kuno berdiri tegak berjajar di etalase kios semakin mengentalkan suasana peradaban tempo dulu. Ya, sepertu itulah yang sempat dirasakan Timlo.net ketika berkesempatan singgah di Pasar Antik Windujenar, salah satu ikon wisata Kota Solo.
Betapa beruntung sekali masyarakat Solo punya Pasar Antik Windu Jenar. Pasar yang menyimpan berbagai jenis seni budaya masa lalu dengan peradaban begitu tinggi. Cukup mengunjungi obyek wisata ini saja anda sudah seperti berada di ruang museum. Segalanya ada di sini.
Jika anda termasuk orang yang suka menghias ruang dengan lampu gantung, di sinilah tempat yang paling pas bagi anda untuk berburu lampu gantung antik. Berbagai macam model lampu gantung antik ditawarkan di Pasar Antik Windu Jenar. Tentang harga, lampu jenis ini dibanderol seharga Rp 400 ribu.
Atau jika anda adalah tipe orang yang suka mengoleksi uang logam kuno, tak ada salahnya untuk singgah di tempat yang dulu lebih dikenal dengan nama Pasar Antik Triwindu ini. Di sini anda akan menemukan mata uang logam kuno senilai 2,5 sen. Pada satu sisi uang ini tertulis 2,5 cent Nederlandchs Indie 1945 dan pada sisi yang lain tertera tulisan beraksara Jawa. Ada juga uang logam keluaran 1945 yang mana pada satu sisi tertulis Bahasa Arab dan pada sisi lain tertera tulisan beraksara Jawa.
Masih banyak benda-benda bernilai sejarah yang dapat ditemui di kawasan yang berada di Jl Diponegoro ini seperti aneka macam guci dengan beranekaragam motif, meja dan kursi jaman Belanda, poster iklan, patung dari kuningan, arca, berbagai hiasan dinding, cermin dan masih banyak lagi. Semuanya terbilang antik.
Sepertinya obyek wisata yang berada di Selatan Pura Mangkunegaran ini cukup tepat sebagai pilihan guna menambah referensi seni dan budaya bangsa.
Berita Terkait
Berita Terkini
- Penambang Pasir Merapi Alami Pacekl...
- RSI Klaten Jadi Rumah Sakit Percont...
- Juni, Jatah Raskin di Klaten Naik 2...
- Eddy Wirabhumi : Pemerintah Jangan ...
- Ikut Pembinaan, Guru Wajib Setor Rp...
- Ganti Rugi Lahan Tol Harus Diatas H...
- Talud Ambrol, Truk Muatan Urug Terp...
- DPRD Optimis Pemkot Selesaikan Cata...
- Petugas Minim, Si Moleks Batal Unju...
- Pesan Ibunda untuk Hidayat Nur Wahi...
- Pak Pos Bakal Ganti Tunggangan, Lho...
- Ibunda Hidayat Nur Wahid Meninggal ...
- Solo Utara Mulai Mengundang Investa...
- Kerabat Keraton Solo Kumpulkan Abdi...
- Pencari Kerja Tergiur “APBD”
Berita Terpopuler
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- Batal Konser, Lady Gaga Jalan-jalan...
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan...
- "Tukang Plat" Diberondong Tembakan
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- Gedung Bertingkat 28 Segera Berdiri...
- Lha Ini, Akibat Merokok Sambil...
- Isi Maklumat Rekonsiliasi Dua Raja...
- Akhirnya, Raja Kembar Solo Berdamai
- Dua Raja Keraton Surakarta Bersatu
- Petinggi Universitas Ditahan
- Car Free Day kok Sepi?


Jokowi Ingin Kerabat Keraton Akur
Isi Maklumat Rekonsiliasi Dua Raja ...
Hangabehi – Tedjowulan Kumpulkan ...
Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan Ha...
Kerabat Keraton Pertanyakan Hasil R...
2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
Dua Raja Keraton Surakarta Bersatu