Menyingkap Kembali Jejak-jejak Tempo Dulu

Berburu Barang Antik di Pasar Windujenar

Andi Penowo - Timlo.net
Kamis, 2 September 2010 | 23:25 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/Andi Penowo
Bagian Depan Pasar Antik Windu Jenar

Solo – Ada yang beda ketika anda memasuki kawasan Pasar Antik Windu Jenar. Nuansa masa lalu akan membayang tatkala mata bertemu pandang dengan sosok arca Syiwa yang berdampingan dengan Ganesha di emperan kios berukuran 3×5 m.

Beberapa buah keris kuno berdiri tegak berjajar di etalase kios semakin mengentalkan suasana peradaban tempo dulu. Ya, sepertu itulah yang sempat dirasakan Timlo.net ketika berkesempatan singgah di Pasar Antik Windujenar, salah satu ikon wisata Kota Solo.

Betapa beruntung sekali masyarakat Solo punya Pasar Antik Windu Jenar. Pasar yang menyimpan berbagai jenis seni budaya masa lalu dengan peradaban begitu tinggi. Cukup mengunjungi obyek wisata ini saja anda sudah seperti berada di ruang museum. Segalanya ada di sini.

Jika anda termasuk orang yang suka menghias ruang dengan lampu gantung, di sinilah tempat yang paling pas bagi anda untuk berburu lampu gantung antik. Berbagai macam model lampu gantung antik ditawarkan di Pasar Antik Windu Jenar. Tentang harga, lampu jenis ini dibanderol seharga Rp 400 ribu.

Atau jika anda adalah tipe orang yang suka mengoleksi uang logam kuno, tak ada salahnya untuk singgah di tempat yang dulu lebih dikenal dengan nama Pasar Antik Triwindu ini. Di sini anda akan menemukan mata uang logam kuno senilai 2,5 sen. Pada satu sisi uang ini tertulis 2,5 cent Nederlandchs Indie 1945 dan pada sisi yang lain tertera tulisan beraksara Jawa. Ada juga uang logam keluaran 1945 yang mana pada satu sisi tertulis Bahasa Arab dan pada sisi lain tertera tulisan beraksara Jawa.

Masih banyak benda-benda bernilai sejarah yang dapat ditemui di kawasan yang berada di Jl Diponegoro ini seperti aneka macam guci dengan beranekaragam motif, meja dan kursi jaman Belanda, poster iklan, patung dari kuningan, arca, berbagai hiasan dinding, cermin dan masih banyak lagi. Semuanya terbilang antik.

Sepertinya obyek wisata yang berada di Selatan Pura Mangkunegaran ini cukup tepat sebagai pilihan guna menambah referensi seni dan budaya bangsa.

Dikirim melalui Timlo.Net - Portal Informasi Solo  
        

Berita Terkait

Tulis Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. wajib diisi yang bertanda *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.