Pengelola Mall Dihimbau Sediakan Tempat Parkir
Solo – Mendekati masa-masa arus mudik yang dirpediksi akan mencapai puncaknya mulai H-7 mendatang, masalah perparkiran kembali menjadi sorotan publik, mengingat masalah parkir di kota Solo seringkali rawan menyebabkan kemacetan. Sementara titik-titik rawan kemacetan di kota Solo seringkali terjadi berada di depan mall-mall atau pusat perbelanjaan lainnya di wilayah Solo. Untuk itu pemkot Solo melalui Dinas Pehubungan menghimbau kepada pengelola mall untuk menyediakan dan mencari solusi ketika pengunjung meluap dan mengakibatkan kemacetan.
Hal tersebut disampaikan oleh Sri Baskoro selaku Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan kota Solo bahwa bagi pengelola mall atau tempat perbelanjaan lainnya untuk menyediakan tempat parkir. “Kami menghimbau terutama kepada para pengelola mall atau toserba lainnya di kota Solo ini, untuk ikut serta memperlancar arus lalu lintas yang berada di depannya, yang seringkali terjadi kemacetan karena digunakan untuk parkir. Mall harusnya memiliki tempat parkir yang luas, yang bisa digunakan sebagi tempat parkir bagi para pengunjungnya,” ungkapnya.
Menurutnya, sudah sewajarnya pengelola mall memberikan peringatan untuk memaksimalkan area parkir yang dimilikinya. “Ya kalau punya parkir yang masih luas, harus dimaksimalkan, pegunjung harus parkir di dalam. Atau jika parkir telah penuh, ya dibuat papan peringatan kalau parkir memang penuh, sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan di luar yang akan masuk ke area parkir,” imbuhnya.
Selain itu, menurutnya perlu untuk penambahan jam buka mall atau toserba lainnya, untuk mengantisipasi meluapnya jumlah pengunjung.
Berita Terkait
Komentar
Tinggalkan Balasan
Berita Terkini
- Penambang Pasir Merapi Alami Pacekl...
- RSI Klaten Jadi Rumah Sakit Percont...
- Juni, Jatah Raskin di Klaten Naik 2...
- Eddy Wirabhumi : Pemerintah Jangan ...
- Ikut Pembinaan, Guru Wajib Setor Rp...
- Ganti Rugi Lahan Tol Harus Diatas H...
- Talud Ambrol, Truk Muatan Urug Terp...
- DPRD Optimis Pemkot Selesaikan Cata...
- Petugas Minim, Si Moleks Batal Unju...
- Pesan Ibunda untuk Hidayat Nur Wahi...
- Pak Pos Bakal Ganti Tunggangan, Lho...
- Ibunda Hidayat Nur Wahid Meninggal ...
- Solo Utara Mulai Mengundang Investa...
- Kerabat Keraton Solo Kumpulkan Abdi...
- Pencari Kerja Tergiur “APBD”
Berita Terpopuler
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- Batal Konser, Lady Gaga Jalan-jalan...
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan...
- "Tukang Plat" Diberondong Tembakan
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- Gedung Bertingkat 28 Segera Berdiri...
- Lha Ini, Akibat Merokok Sambil...
- Isi Maklumat Rekonsiliasi Dua Raja...
- Akhirnya, Raja Kembar Solo Berdamai
- Dua Raja Keraton Surakarta Bersatu
- Petinggi Universitas Ditahan
- Car Free Day kok Sepi?


Jokowi Ingin Kerabat Keraton Akur
Isi Maklumat Rekonsiliasi Dua Raja ...
Hangabehi – Tedjowulan Kumpulkan ...
Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan Ha...
Kerabat Keraton Pertanyakan Hasil R...
2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
Dua Raja Keraton Surakarta Bersatu
dishub harusnya sudah mulai membatasi pertumbuhan/pertambahan mobil di solo, tanpa harus menunggu kemacetan luar biasa
Betul, kalau parkir penuh pintu masuk ditutup. Sebaiknya jangan parkir di luar karena membuat jalan macet.