Berita Terkini
- RSUD Surakarta Akan Lengkapi Kawasan…
- Truk Non Sembako Ngeyel Akan Ditilang…
- Pemudik Wajib Waspadai Pembiusan…
- Kantor Pelayanan Pemkot Tetap…
- Jadwal Realisasi DAK Dikhawatirkan…
- Taman Disperindag Awal Dari Kawasan…
- Walikota Sidak Pembangunan Taman…
- Susun Kliping gaya Anak Kampung…
- Jelang Lebaran, SMKN 4 Kebanjiran…
- H-4 Lebaran Pasar Masih Sepi
Berita Terpopuler
- Walikota Turut Mencoba BST
- Capai Kecerdasan Maksimal, Tujuan…
- Tunjangan Provinsi Guru WB Segera…
- Melepas Penat di Villa Park Banjarsari…
- Alunan Merdu Bengawan Solo Versi…
- Gereja Katolik Kecam Aksi Pembakaran…
- Pembuktian Aksi Blindreading GMC…
- Gerbong Khusus Wanita di Prameks…
- Hujan Gerimis Kirab Tumpeng Sewu…
- DAOP VI Lakukan Pengecekan dan…
Jumlah Pemandu Wisata di Solo Memprihatinkan
Solo- Industri pariwisata merupakan pangsa pasar yang sangat potensial di kota Solo. Dengan berbagai macam obyek wisata yang ada di Solo, maka dapat dipastikan wisatawan tidak akan kecewa jika berkunjung ke Solo. Solo termasuk lengkap dalam hal wisata, semua obyek wisata ada di Solo, mulai dari budaya, sejarah, kuliner, belanja. Namun ada satu hal yang membuat miris dikalangan pelaku wisata. Hal ini adalah, saat ini di Solo sendiri kekurangan pemandu wisata (guide).
Ketua Association of Indonesian Tours and Travels Agencies (Asita) kota Solo, Suharto mengatakan, saat ini kondisi guide di Solo sangat memperihatinkan. “Solo saat ini hanya memiliki sekitar 15 orang guide “ kata Suharto saat ditemui diacara Morning Tea yang diadakan di restoran Roemahkoe.
Suharto menambahkan, dengan banyaknya obyek wisata di Solo, serta jumlah wisatawan yang banyak maka diperlukan sekitar 100 orang guide. Oleh sebab itulah, Asita Solo memerlukan dukungan dari pemerintah untuk dapat meningkatkan jumlah pemadu wisata di Solo ini. “Kami memang sering mengadakan pelatihan-pelatihan untuk menjadi pemandu wisata, namun dari kalangan guide sendiri kurang begitu aktif “ ungkap Suharto.
Hal senada juga diungkapkan oleh, mantan pemandu wisata, Ing Harijanto Josiah. Harijanto mengatakan, saya sangat prihatin dengan jumlah pemandu wisata di Solo. “Sebab dengan adanya pemandu wisata yang profesional tersebut, maka akan membuat pariwisata di Solo bergeliat “ ungkap Harijanto.
Dilaporkan oleh Hendra/Timlo.netFoto Terkait
Berita Terkait
Komentar Anda
28/07/2010
10/08/2010
11/08/2010

Tulis Komentar