Berita Terkini
- RSUD Surakarta Akan Lengkapi Kawasan…
- Truk Non Sembako Ngeyel Akan Ditilang…
- Pemudik Wajib Waspadai Pembiusan…
- Kantor Pelayanan Pemkot Tetap…
- Jadwal Realisasi DAK Dikhawatirkan…
- Taman Disperindag Awal Dari Kawasan…
- Walikota Sidak Pembangunan Taman…
- Susun Kliping gaya Anak Kampung…
- Jelang Lebaran, SMKN 4 Kebanjiran…
- H-4 Lebaran Pasar Masih Sepi
Berita Terpopuler
- Walikota Turut Mencoba BST
- Capai Kecerdasan Maksimal, Tujuan…
- Tunjangan Provinsi Guru WB Segera…
- Melepas Penat di Villa Park Banjarsari…
- Alunan Merdu Bengawan Solo Versi…
- Gereja Katolik Kecam Aksi Pembakaran…
- Pembuktian Aksi Blindreading GMC…
- Gerbong Khusus Wanita di Prameks…
- Hujan Gerimis Kirab Tumpeng Sewu…
- DAOP VI Lakukan Pengecekan dan…
Direct Promotion Pariwisata di Solo
Solo - Pariwisata di Indonesia merupakan salah satu aspek penting dalam perekonomian Negara Indonesia. Sektor wisata juga merupakan penyumbang terbesar dalam devisa Negara Indonesia. Dengan gugusan sekitar 17.500 gugusan pulau Indonesia memiliki potensi pariwisata yang besar, serta setiap pulau memiliki keunikan tersendiri untuk dijadikan obyek wisata. Dan Solo memiliki potensi wisata yang sangat bagus.
Sebagai realisasi program pengembagan pariwisata Indonesia, maka Kementrian dan Pariwisata Indonesia mengadakan program “Direct Promotion 2010“. Direktur Promosi Dalam Negeri Direktorat Jendral Pemasaran Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata, Fathul Bahri mengatakan, "Tujuan diadakannya acara tersebut adalah untuk memperkenalkan potensi wisata langsung kepada masyarakat, yang ikut serta dalam acara tersebut adalah, Asosiasi Pariwisata, Perhotelan, Penerbangan“, ungkap Fathul. Kami bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Jawa Tengah dan Solo.
Sedangkan untuk di Solo sendiri, acara “Direct Promotion 2010“ diselenggarakan selama 2 hari mulai tanggal 17-18 Juli 2010 di Solo Grand Mall. Fathul berharap, dengan diselenggarakannya acara tersebut semoga pariwisata di Solo semakin lancar. Fathul menambahkan, pariwisata memang memerlukan promosi yang banyak agar dapat lebih dikenal. “Promosi adalah sebuah investasi bukan cost” tutur Fathul.
Sementara itu, program “Direct Promotion 2010“ sendiri akan dilakukan di 20 kota, dan saat ini sudah diselenggarakan di 10 Kota . 20 kota tersebut antara lain, Jakarta , Solo, Medan , Banten, Surabaya , dan Yogyakarta . “ Dari 20 kota tersebut, saya targetkan transaksi sebesar Rp. 7, 5 milyar.” ungkap Fathul.
Dilaporkan oleh Hendra/Timlo.netFoto Terkait
Berita Terkait
Komentar Anda
Belum ada komentar

Tulis Komentar